Hello. Please forgive me from being way too long in the hiatus. Soalnya lagi sibuk sama S jadinya yang lain-lain terbengkalai. Gue kebanyakan mantengin Twitter nih. Skripsinya tentang itu sih. Hiks.
Anyways, kemaren gue baru aja bisa sedikit leha-leha untuk nonton film. Bukan film bioskop, tapi kali ini film di dvd. Nonton di dvd itu lebih puas sebenernya. Kalo gak ngerti tinggal rewind hehe. Jadi gue lebih suka kalo nonton film-film yang perlu agak berpikir di dvd. Salah satu film yang baru aja gue tonton itu The Ghost Writer. Yang main Ewan Mc Gregor (my idol since Moulin Rouge showed off. Yeay) plus Pierce Brosnan. Yes, that handsome mid-aged guy. My daddy's idol. Kalo mau liat reviewnya mungkin bisa cek disini.
Pada intinya, seorang ghost writer adalah penulis novel autobiografi dari tokoh-tokoh terkenal. Yang kasian dari profesi mereka ialah, mereka harus menulis sesuai kemauan si empunya cerita, harus memanipulasi di sana-sini tanpa melupakan kejujuran cerita asli. I mean misalnya si tokoh diceritakan pernah kena kasus narkoba, ya gimana caranya si ghost writer bisa meramu cerita itu jadi tidak terdengar negatif, dia harus menggali pertobatan si tokoh setelah kasus narkoba itu misalnya. Hm, banyak bumbunya kan? Yang kasian lagi, umumnya seorang ghost writer tidak diperkenankan menyantumkan nama mereka di karyanya. Seringkali buku yang mereka buat akan diklaim utuh sebagai karangan si tokoh. Kasian sekali ya.
Spoiler attack. Intinya The Ghost Writer itu bercerita tentang Ewan Mc Gregor yang berprofesi sebagai ghost writer, yang ditugaskan untuk menulis autobiografi Pierce Brosnan, sang mantan PM Inggris yang dituduh berkomplot dengan salah satu agen Amrik dan menyebabkan kasus pembantaian dan peperangan yang menimbulkan banyak korban. Jelas terlihat banyak konspirasi di sini. Wong ceritanya aja melibatkan salah satu agen gitu. Dan uniknya, Roman Polanski seperti biasa mengajak kita ke alur yang flipping back entah di akhir ato tengah-tengah film. Dari awal kita diarahkan untuk membenci Pierce Brosnan dan sekretarisnya si seksi Kim Catrall yang kesannya tricky dan penuh rahasia. Tapi di akhir film, jeduerr. Hehe nonton sendiri ya. Bagus kok. Oya, jangan khawatir. Walopun filmnya berlangsung sekitar 2 jam, kalian gak bakal bosen. Roman Polanski memang jagonya menyelipkan informasi di tiap detail adegan, jadi kalian gak bakal pengen ngelewatin satu adegan karna kalian bisa ketinggalan ceritanya.
Di ujung cerita, sedih juga nonton The Ghost Writer ini. Well, maybe that is why they are called the ghost writer(s). They write then die and become ghost. Hehe ngasal abis. Yaudah, buruan tonton filmnya! Dan kasitau gimana komenmu :)
0 comments:
Post a Comment
Your comment?